Beranda > CATATAN HARIAN, CERITA LUCU > Kelakuan Anak KOS Dodol

Kelakuan Anak KOS Dodol


Sesungguhnya, semua yang ada di tulisan ini pernah di terbitkan pada entri yang sebelumnya, dan itu mendapat komplein dari orang yang bersangkutan, sehingga dirilis ulang kembali atau diperbaharui bahasa dan kata-katanya, dengan tanpa mengurangi sedikitpun maksud dan tujuan dari yang sebelumnya, dan semuanya ini tidak untuk mencari pertengkaran atau untuk menjelek-jelekkan di hadapan umum tau semacamnya, ini murni untuk mengingat dan mengulangi masa-masa itu. (daripada kelangsungan hidupku terancap untuk yang ke depannya, mending aku perbaharuikan,.??secara aku langsung mendapat respon yang amat menakutkan untuk dituliskan di sini oleh orang yang bersangkutan tersebut. beruntung aku ketika ia membacanya tidak di dekatku. bisa tamat riwayatku kalau begitu, kan aku belum kawin, belum punya pacar,.,hehehehe, lebay dech,.,!!) ***

Jika menempuh hidup di kos-kosan, banyak hal-hal aneh bin ajaib yang bisa terjadi, dan semuanya itu hampir di luar dugaan, yang tidak pernah terfikirkan sebelumnya. hal-hal yang mampu mengobrak-abrik isi perut, membuat sampai jungkir-balik tak karuan menahan ketawa, hanya karena mengingat kejadian-kejadian tersebut. Jangankan mengingat, tak sengaja pun terlintas kembali ke ingatan sudah cukup untuk membuat orang berfikiran bahwa anda telah lolos dari rumah sakit jiwa kareana berkeliaran di depan umum atau obat penenang anda telah habis, karena mereka akan mendapati anda tertawa-tawa tak jelas, dan itu sulit untuk di hentikan (salah satu gejala penderita strok ringan, yang pada akhirnya akan bermuara pada strok berat, dan anda akan tetap masih tertawa pada saat menderita strok berat itu,,.,.hahahahhaa, itu sich derita lho kena strok berat!).

Seperti yang aku alami, bukan aku sih yang berperan sebagai pelaku utama, tapi teman sekamarku (di saat itu statusnya dia, bukan teman sekamarku, tapi teman satu kos doang, cuma dianya sering nongol dan nongkrong di kamar aku. maklum, kamar seleb yang super menarik perhatian wisatawan…*hihihihi,.,.,) yang sekarang, yang gagah, ganteng, ukuran tinggi tubuhnya impian bagi setiap lelaki yang lahir dengan ukuran yang amat minimalis, alias pendek, tubuh ideal bak atlit olah bina ragawan, dan suka menebar virus senyum pada setiap orang yang di temuinya di jalan. hehehehee,.,., (jangan marah lagi ya bang,.,.,).

Panggil saja namanya Wawan (bukan nama asli, sengaja, karena aku di marahi dan di omeli ketika tau namanya dicantumkan dengan asli dan gamlangnya, tanpa ada sedikit rasa berdosa lagi, sehingga kurang komplit dech semua kegilaan yang menjadi-jadi sebelumnya). ketika itu kami sedang mengisi sumatera tengah yang tidak bisa diajak untuk kompromi, apalagi kalau berurusan dengan nasi. usut punya usut, saat itu adalah makan malam (ini memang benar-benar makan malam, karena pada waktu itu jam menunjukkan pukul 23.03 WIB, benar-benar makan malam dalam artian yang sesungguhnya).

Semakin dekat dengan penghabisan, makannya semakin lama, dan ternyata dirinya sudah begitu kekenyangan sehingga sulit untuk menghabiskan nasi yang ada di tempat makannya. tapi entah kenapa, ia terus berusaha untuk menghabiskannya, walau berangsur-angsur seperti anak penyu yang baru menetas dan berjalan menuju laut lepas. dan bisa di baca dari raut wajahnya, bahwa dia sudah begitu amat sangat kekenyangan, tapi ia tetap berusaha. dan sampai pada mendekati puncaknya, ia sedikit mual dan matanya mengeluarkan air (yang tentunya air mata donk), entah apa yang ada dalam fikirannya, hingga berbuat begitu.

Dan tampang polos dan lugunya (mohon di catatat ya, itu adalah ungkapan yang sejujurnya lo, kalau menurut aku, wong memang polos dan lugu kok, kenapa harus protes dan marah??) saat itu yang terpampang di wajahnya, mau tidak mau mengundang aku untuk tertawa sepuasnya hingga juga mengeluarkan air mata. sampai-sampai, tiga hari kemudian, aku kalau melihatnya, selalu tak bisa untuk menahan tawa, karena ia juga ikut-ikutan tertawa.

itu lah yang namanya bang Wawan, semenjak kepalanya yang letaknya amat jauh tinggi itu ( karena ia amat tinggi, bila di bandingkan denganku) terantuk sedikit, kelakuannya semakin menjadi-jadi… hikshikshikshiks,.,. (untuk siapa lagi, kalau bukan untukmu, bang Wawan, yang kepalanya suka terantuk-antuk sedikit. *heeheheheheeee,.,.,.)

  1. 16 Juli 2011 pukul 1:17 pm

    Menggetarkan dan begitu menggoda, membuatku teringat akan masa-masa indah bersama dengan teman-teman satu KOS, di gang MELA no. 38.
    Banyak hal-hal aneh dan lucu yang sudah terjadi di sana.

  2. 16 Juli 2011 pukul 7:44 pm

    aduuhhh…
    rindu masa-masa indah itu,
    sayang, hidup harus tetap berlanjut, tidak bisa jalan di tempat seperti yang ku inginkan.
    SEMANGAT!!!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: