Beranda > HEALTH > Salah Pola Makan yang Bisa Memicu Mual dan Gangguan Penglihatan

Salah Pola Makan yang Bisa Memicu Mual dan Gangguan Penglihatan



KASKUS.COM
Pola makan yang buruk atau salah melakukan diet bisa memberikan dampak buruk bagi tubuh seperti perasaan mual dan gangguan penglihatan. Ketahui pola makan seperti apa yang salah.

Mual merupakan efek samping yang umum dari pola makan yang terlalu rendah kalori atau tidak mengandung jumlah karbohidrat dan natrium yang cukup. Efek samping yang bisa timbul lainnya adalah gangguan pada penglihatan.

Untuk itu ketahui pola makan seperti apa yang bisa menimbulkan efek samping mual dan gangguan penglihatan, seperti dikutip dari Livestrong, Selasa (18/10/2011) yaitu:

1. Tidak mendapatkan kalori yang cukup
Seseorang yang melakukan diet untuk menurunkan berat badan biasanya mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi, tapi sebaiknya jangan berlebihan karena bisa merusak kesehatan.

Jika seseorang tidak mendapatkan jumlah kalori yang cukup maka nutrisi yang dibutuhkan tidak dapat terpenuhi sehingga menyebabkan kelelahan, rambut rontok, batu empedu, intoleransi udara dingin, diare, mual dan gangguan pencernaan lain. Jika kadar kalori yang masuk ke tubuh sangat rendah bisa menyebabkan gangguan penglihatan dan sebaiknya segera cari pertolongan medis.

2. Tidak mendapatkan karbohidrat yang cukup
Diet ketat umumnya membatasi karbohidrat, padahal karbohidrat biasanya mengandung gula yang sangat penting untuk produksi energi dan fungsi tubuh lainnya. Kekurangan karbohidrat menyebabkan sakit kepala, pusing, kelemahan, kelelahan, gangguan pencernaan dan perubahan dalam penglihatan.

Jika konsumsi karbohidrat kurang dari 20 gram sehari bisa mengembangkan ketosis (penumpukan keton dalam darah). Kondisi ini bisa menyebabkan mual, sakit kepala dan kelelahan mental.

3. Terlalu banyak konsumsi air
Ketika diet, seseorang akan minum banyak air untuk menjaga rasa lapar. Tapi jika minum banyak air untuk membatasi kalori bisa menyebabkan efek samping. Konsumsi air berlebih menyebabkan kadar natrium terkuras, atau dikenal dengan kondisi hiponatremia.

Jika seseorang mengalami hiponatremia biasanya ditandai dengan munculnya gejala seperti mual, muntah, pusing, kebingungan, kelelahan, kejang otot, gangguan penglihatan dan bahkan pingsan.

  1. 4 April 2013 pukul 10:00 am

    If you would like to improve your knowledge only keep visiting this web site and be
    updated with the most recent information posted here.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: