Beranda > februl defila > Penyakit Baru, Insomnia Elektronik

Penyakit Baru, Insomnia Elektronik


Dunia modern dengan teknologi tinggi ternyata membawa banyak perubahan bagi manusia. Namun, siapa sangka jika kemajuan itu ternyata juga diimbangi dengan adanya penyakit era baru.Para dokter percaya bahwa hanya satu dari lima orang memiliki penyakit yang nyata akibat kelelahan parah, meski waktu istirahat telah cukup banyak. Para peneliti dari Universitas Oxford, Ingris, baru-baru ini, percaya jika gangguan yang dihadapi oleh pasien disebut insomnia elektronik.

Faktanya, kebanyakan orang tidak bisa santai saat duduk di bioskop, mereka justru malah browsing Facebook. Selain itu, mereka akan terbangun di malam hari untuk minum air putih sambil memeriksa e-mail. Bahkan, saat berlibur ke pantai sekalipun, mereka justru lebih memetingkan telepon seluler pintarnya.

Ada juga dua alasan utama untuk “epidemi abad ke-21”. Para pengguna menyalahkan hipotiroidisme, penurunan aktivitas tiroid, dan “kelelahan adrenal”. Gejala-gejala, selain kelelahan, termasuk masalah dengan pencernaan, tidur, gugup, dan rasa sakit yang aneh. Berdasarkan teori ini, stres adalah satu-satunya alasan untuk membuat kelenjar adrenal “aus”.

Menurut dokter, untuk menyingkirkan penyakit era moderen itu, Anda hanya perlu mematikan ponsel, komputer jinjing atau laptop, dan perangkat lainnya sebelum tidur. Selain itu, cobalah menghabiskan akhir pekan jauh dari rumah, tanpa komputer dan I-pad yang tidak memungkinkan kita untuk beristirahat.

SUMBER: Liputan6.com

Kategori:februl defila
  1. Belum ada komentar.
  1. 22 Oktober 2014 pukul 7:14 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: