Arsip

Archive for the ‘MOTIVASI’ Category

HUBUNGAN PENERIMAAN DIRI TERHADAP PERUBAHAN FISIK DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI MENOPAUSE

26 Desember 2011 3 komentar

  1. Menopause
  1. Pengertian menopause

Salah satu tanda ketuaan yang ditakuti para wanita adalah menopause. Sebagian besar wanita menganggap bahwa menopause adalah suatu yang mengkhawatirkan dan menakutkan, meskipun hal tersebut merupakan hal yang alami. Hal ini berarti bahwa dalam perkembangannya wanita tidak mungkin lepas dari menopause karena menopause merupakan peristiwa yang pasti akan dialami oleh setiap wanita dan tidak bisa ditolak. Dimana akan memunculkan perubahanperubahan fisik yang menyebabkan permasalahan psikologis. Perubahan fisik tersebut antara lain hambatan fungsi ingatan, mudah marah, cemas dan mudah tersinggung (Bromwich, 1992).

Menurut arti katanya, menopause berasal dari kata “men” berarti bulan, “pause, pausis, paudo” yang berasal dari bahasa yunani yang berarti periode atau tanda berhenti, sehingga menopause diartikan sebagai berhentinya secara definitif menstruasi. Menopause secara teknis menunjukkan berhentinya menstruasi, yang dihubungkan dengan berakhirnya fungsi ovarium secara gradual, yang disebut klimakterium (Kartono, 1992)

Sutanto (2005) mendefinisikan menopause sebagai proses alami dalam penuaan, yaitu ketika wanita tidak mendapatkan haid lagi selama 1 tahun. Penyebab berhentinya haid karena ovarium tidak lagi memproduksi hormon estrogen dan progesteron, dan rata-rata terjadi menopause pada usia 50 tahun.

Gebbie (2005) mendefinisikan menopause sebagai periode menstruasi spontan yang terakhir pada seorang wanita dan merupakan diagnosa yang ditegakkan secara retrospektif setelah amenorrhea selama 12 bulan. Menopause terjadi pada usia rata-rata 51 tahun.

Shimp dan Smith (2000) mendifinisikan menopause sebagai akhir periode menstruasi, tetapi seorang wanita tidak diperhitungkan post menopause sampai wanita tersebut telah 1 tahun mengalami amenorrhea. Menopause membuat berakhirnya fase reproduksi pada kehidupan wanita.

Hawari (1997), mengatakan bahwa menopause adalah fase dari kehidupan seksual wanita, dimana siklus menstruasi berhenti. Bagi seorang wanita, dengan berhentinya menstruasi ini berarti berhentinya fungsi reproduksi (tidak dapat hamil dan mempunyai anak), namun tidak berarti peranannya dalam melayani suami di bidang kebutuhan seksual berhenti dengan sendirinya. Pada saat menopause, wanita akan mengalami perubahan-perubahan di dalam organ tubuhnya yang disebabkan oleh bertambahnya usia. Usia dari hari ke hari akan terus berjalan dan setiap orang seiring dengan bertambahnya usia tidak akan lepas dari predikat tua. Dengan bertambahnya usia maka gerak-gerik, tingkah laku, cara berpakaian dan bentuk tubuh mengalami suatu perubahan. Perubahan-perubahan inilah yang membuat wanita khawatir tentang menopause karena beranggapan akan kehilangan daya tarik serta khawatir orang-orang yang dicintainya akan meninggalkannya.

Menopause adalah berhentinya secara fisiologis siklus menstruasi yang berkaitan dengan tingkat lanjut usia perempuan. Seorang wanita yang mengalami menopause alamiah sama sekali tidak dapat mengetahui apakah saat menstruasi tertentu benar-benar merupakan menstruasinya yang terakhir sampai satu tahun berlalu. Menopause kadang-kadang disebut sebagai perubahan kehidupan. Kondisi ini juga ditemukan di beberapa spesies lain yang mengalami siklus seperti itu, seperti misalnya monyet rhesus dan sejumlah cetacean

Ketika menopause sudah mendekat, siklus dapat terjadi dalam waktu-waktu yang tidak menentu dan bukan hal yang aneh jika menstruasi tidak datang selama beberapa bulan. Pada usia empat puluh tahun, beberapa perubahan hormon yang dikaitkan dengan pra-menopause mulai terjadi. Penelitian telah membuktikan, misalnya, bahwa pada usia empat puluh tahun banyak wanita telah mengalami perubahan-perubahan dalam kepadatan tulang dan pada usia empat puluh empat tahun banyak yang menstruasinya menjadi lebih sedikit atau lebih pendek waktunya dibanding biasanya, atau malah lebih banyak dan/atau lebih lama. Sekitar 80% wanita mulai tidak teratur siklus menstruasinya. Kenyataannya, hanya sekitar 10% wanita berhenti menstruasi sama sekali tanpa disertai ketidakteraturan siklus yang berkepanjangan sebelumnya. Dalam suatu kajian yang melibatkan lebh dari 2.700 wanita, kebanyakan di antara mereka mengalami transisi pra-menopause yang berlangsung antara dua hingga delapan tahun.

Menopause adalah sesuatu yang normal dan wajar yang dialami oleh setiap wanita dan ditandai akhir dari masa subur. Masa menopause ini merupakan fakta kehidupan yang harus dialami oleh setiap wanita sehingga masa menopause ini pada wanita adalah tahap yang menimbulkan masalah. Hal ini mungkin tidak untuk semua wanita tetapi setidaknya bagi sebagaian besar dari mereka yang sedang memasuki tahap tersebut.

Menopause biasanya diikuti dengan berbagai gejolak atau perubahan baik perubahan fisik maupun psikologis, yang dapat mempengaruhi aspek kehidupan orang dewasa madya tersebut. Adapun beberapa keluhan fisik yang dirasakan atara lain ketidakteraturan siklus haid, gejolak rasa panas pada sekitar dada, leher dan wajah, adanya ketidakelastisan dan kekeringan pada sekitar vagina. Hal ini ditandai dengan adanya rasa pusing, gangguan tidur (insomnia), cepat lelah, berat badan meningkat, kulit kering, rambut rontok, gangguan proses sensoris, pengeroposan tulang (osteoporosis).

  1. Periode terjadinya menopause

Menurut Damayanti (2003), menopause dipacu oleh perubahan hormon dalam tubuh, yang diawali dengan terkelupasnya pelapis rahim (endometrium) bersama dengan sedikit darah, yang dipicu oleh kadar hormon progesteron yang rendah dalam tubuh. Pada waktu yang sama hormon perangsang folikel (FSH= Foilicle Stimulating Hormone) dan hormon lutein (Luteinizing Hormone) yang dihasilkan kelenjar hipofise merangsang proses pematangan telur dalam ovarium. Keadaan ini kemudian menghasilkan peningkatan kadar estrogen. Fase ini disebut fase pengelupasan.

Fase pengelupasan akan segera diikuti fase proliferasi dimana kadar estrogen tinggi dan membuat endometrium mengalami penebalan. Akhirnya kadar hormon perangsang folikel dan hormon lutein mencapai puncaknya dan terjadi pelepasan sel telur dari ovarium (ovulasi). Folikel tempat sel telur dilepaskan akan membentuk sebuah kelenjar yang disebut corpus luteum yang menghasilkan progesteron, yang akan membuat kelenjar endometrium mengalami fase sekresi sebagai persiapan bila terjadi perubahan, sehingga siap untuk suatu kehamilan. Jika sel telur tidak dibuahi, kadar estrogen menurun, corpus luteum mengalami degenerasi dan kadar progesteronpun menurun. Wanita dilahirkan dengan sejumlah besar sel telur yang secara bertahap akan habis terpakai. Ovarium tidak mampu membuat sel telur baru, sehingga begitu sel telur yang dimiliki sejak lahir habis, maka ovulasi akan berhenti sama sekali. Jadi terdapat semacam kekurangan hormon yang menyebabkan sebagian besar masalah yang terjadi di sekitar menopause, yang berkembang sesudahnya. Ada tiga macam hormon penting yang diproduksi oleh ovarium, yaitu estrogen, progesteron, dan testosteron, dimana setelah mencapai menopause hormon-hormon ini tidak diproduksi.

Santrock (2002) mengemukakan sejumlah perubahan fisik menandai masa dewasa tengah, beberapa perubahan mulai tampak lebih awal diusia 30 tahun, tetapi pada beberapa titik / bagian diusia 40 tahun, menurunnya perkembangan fisik menunjukkan bahwa masa dewasa tengah telah datang. Melihat dan mendengar adalah dua perubahan yang paling menyusahkan dan paling tampak dalam masa dewasa tengah. Daya akomodasi mata, kemampuan untuk memfokuskan dan mempertahankan gambar pada retina-mengalami penurunan paling tajam pada usia 40 dan 59 tahun. Khususnya, individu pada usia tengah baya mulai mengalami kesulitan melihat obyek-obyek yang dekat. Mengenai terjadinya menopause, tidak ada batasan umur yang pasti. Sesungguhnya setiap wanita mengalaminya pada umur tertentu, setelah masa kesempurnaan berakhir. Sehubungan dengan itu para ahli memberikan batasan umur pada wanita menopause berbeda-beda antara satu dengan yang lain, karena ditinjau dari sudut yang berbeda pula.

Purwantyastuti (2005) mengatakan bahwa umumnya wanita Indonesia mengalami menopause di usia 45-55 tahun. Hal yang sama juga dikatakan Braam dkk (1981), yang menyatakan bahwa sebagian besar wanita, menopause terjadi pada umur antara 45-55 tahun. Meskipun begitu ada beberapa wanita yang mengalami menstruasi terakhir sebelum umur 45 tahun, tetapi ada pula wanita yang sesudah berumur 57 tahun baru mendapatkan menstruasi terakhir.
Menurut Pakasi (dalam Indarwati, 2000) menopause terjadi ditengah masa klimakterium, yaitu suatu masa yang dimulai pada akhir masa reproduksi dan berakhir pada awal lanjut usia, yaitu usia 40-63 tahun. Pada masa inilah menstruasi yang merupakan salah satu tanda kewanitaan seseorang dan cerminan dari kapasitas reproduksi wanita secara berangsur-angsur mulai berhenti. Muhammad (1981) menjelaskan bahwa pada suatu saat akan tiba waktunya bagi sisa-sisa folikel sel telur yang berada pada indung telur untuk mulai menghilang. Saat ini tidaklah sama pada setiap wanita. Perubahan ini terjadi secara mendadak, antara umur 45 tahun dan 55 tahun. Ada transisi yang bertahap dari masa kegiatan indung telur yang tidak ada lagi, ketika wanita itu sudah mulai memasuki usia menopause. Menurut Hastings (Damayanti, 2003) sebagian besar wanita mengalami menopause antara umur 40 tahun dan 55 tahun dan rata-rata pada umur tahun. Baca selanjutnya…

Iklan

7 Cara Mengatasi Takut Gagal



Memiliki perasaan takut gagal mungkin sesuatu yang wajar. Namun jika terus terkungkung oleh perasaan itu hingga tak pernah bisa melakukan apa-apa, perlu diwaspadai.

Orang seperti ini hanya mau bermain di area safe. Namun sebenarnya bermain di area safe pun memiliki risiko besar. Setidaknya ia tak akan beranjak dari kondisinya saat ini.

Sebenarnya, ketakutan itu hanya karena orang terlalu underestimate terhadap kemampuannya.Nah, strategi berikut akan membantu mengatasi ketakutan gagal dan menumbuhkan keberanian.

1. Pertimbangkan ongkos yang harus dipikul jika kita melewatkan peluang yang berada di hadapan.

Misalnya, kita tak akan bisa mengatasi masalah keuangan yang sedang kita hadapi padahal masalah ini telah mengganggu begitu lama. Atau jika tak diambil, kita tak akan pernah dipromosikan jadi manajer, direktur atau jabatan penting lainnya.

2. Lakukan penelitian untuk menemukan sisi baik dan buruknya dari suatu kesempatan.

Ketidaktahuan adalah sumber terbesar dari ketakutan. Ketika kita tidak tahu apa yang sedang kita hadapi, konsekuensi yang kita hadapi akan selalu tampak lebih besar dari kondisi sebenarnya. Karena itu tumbuhkan keberanian atau minat untuk mencari tahu apa yang sedang kita hadapi. Lakukan riset. Dengan cara ini kita akan menemukan sisi baik dan buruknya dari kesempatan yang tengah dihadapi sehingga kita bisa tahu apa saja risikonya.

3. Tampilkan skenario terburuk.

Jika kita mengejar suatu impian dan tenyata gagal meraihnya, seberapa lama mental kita akan pulih untuk kembali hidup normal atau berani mengejar kesempatan lain? Umumnya kemampuan kita pulih jauh lebih cepat dari perkiraan kita.

Misalnya kita adalah karyawan suatu perusahaan, namun merasa tidak betah berada di sana karena berbagai alasan. Namun untuk berhenti dan mencari pekerjaan baru takut tidak akan mendapatkannya atau kalaupun mendapatkannya pasti akan diraih setelah sekian lama mencarinya. Padahal seringkali jika mencobanya, tak akan begitu lama atau begitu sulit Baca selanjutnya…

Tidak Ada Alasan Untuk Tidak Bahagia 2

25 November 2011 1 komentar

“Hanya ada satu orang yang bisa membuat and bahagia, dan orang itu adalah diri anda sendiri.” (david burns)

Menjadi bahagia lebih merupakan sebuah pilihan daripada sebuah keadaan. Jika anda ingin berbahagia, buatlah diri anda sendiri merasa bahagia. Tidak ada orang lain yang bisa membuat kita benar-benar berbahagia jika kita merasa tidak ingin berbahagia. Sebaliknya, tidak ada orang yang bisa membuat anda merasa tidak bahagia jika anda memutuskan untuk merasa bahagia. Jadilah bahagia, berlatihlah untuk merasa bahagia, pilihlah untuk merasa bahagia karena anda sendiri yang Baca selanjutnya…

Kiat Gaya Hidup Hijau di Rumah Kita

25 November 2011 1 komentar

Rumah merupakan tempat beristirahat dimana kita biasa melepas lelah setelah seharian bekerja atau beraktivitas di luar. Sebagai tempat beristirahat situasi rumah yang nyaman dan tenang merupakan impian bagi setiap orang. Tidak terlalu berlebihan memang, mengingat hampir sekitar 8 jam dari waktu kita dalam sehari dihabiskan di rumah. Kita tidak ingin menghabiskan delapan jam tersebut sama seperti ketika kita bekerja bukan?Selain sebagai tempat beristirahat, rumah mampu menjadi cermin karakter penghuninya. Setiap perabot yang digunakan, warna dinding yang dipilih, ornamen yang dipajang, perangkat elektronik sampai desain taman mencirikan apakah penghuninya memiliki pribadi yang moderen, klasik, dinamis, artistik, ataupun futuristik. Sedemikian dalam rumah mencerminkan karakter penghuninya, menjadikan rumah sebagai perwakilan diri seseorang.Bagaimana dengan seorang yang mencintai alam, apakah kepedulian ini tercermin dari rumah tinggal? Tentu saja! Setiap pengisi rumah yang dipilih pastinya berasal dari bahan yang tidak menciderai alam dilengkapi dengan gaya hidupnya ramah terhadap lingkungan.Mari kita lihat hal-hal apa saja yang dapat mendukung pelestarian alam dan lingkungan. Baca selanjutnya…

SMS 8 (weekend 20112011)

20 November 2011 1 komentar

Jika menghadapi dunia dengan jiwa lapang, maka akan kita peroleh banyak kegembiraan yang semakin lama akan semakin bertambah, semakin luas, dan duka akan semakin mengecil, menyempit.

Tapi jika suatu saat dunia terasa sempit, ketahuilah bahwa bukan dunia kita yang sempit, tapi jiwa kita yang Baca selanjutnya…

SMS 7


Kami kutip untaian indah dari Hasan Al-Bashri,

“Aku tahu, rizkiku tak mungkin di ambil orang lain, karenanya hatiku tenang..

Aku tahu, amal-amalku tak mungkin dilakukan orang lain, makanya aku sibukkan diriku untuk beramal..

Aku tahu, Allah selalu melihatku, karenanya, aku malu bila Allah mendapatiku melakukan maksiat..

Aku tahu kematian menantiku, makanya kupersiapkan bekal untuk berjumpa dengan Baca selanjutnya…

Kategori:MOTIVASI, SMS Tag:,

10 Cara Agar Menjadi Tampan

13 November 2011 7 komentar


kaskus.com


Setelah obrak sana-sini di kaskus, akhirnya saya menemukan bahan untuk postingan yang bagus di blog saya ini, semoga bermanfaat.

Seperti tak mau ketinggalan, kaum adam semakin hari semakin lebih memperhatikan penampilan. Pria tak lagi identik dengan cuek, penampilan dijadikan andalan untuk membuat diri semangat dan percaya diri. Terbukti, jumlah operasi plastik untuk pria di Hollywood meningkat.

Tak perlu sebegitunya. Penampilan yang oke hanya membutuhkan perawatan yang baik melalui gaya hidup sehat. Ya, bagi pria gaya hidup sehat sebenarnya sudah cukup untuk meningkatkan penampilan fisik. Ikuti tips sederhana dalam perawatan kesehatan dan gizi supaya lebih tampan:

1. Merawat kulit
Jangan segan-segan menggunakan pelembab untuk mencegah kulit kering. Yang lebih penting, gunakan tabir surya untuk menunda penuaan dini dan kerusakan berlebihan akibat sinar ultraviolet yang bisa berupa flek hitam dan tahi lalat yang pastinya tak sedap dipandang. Itu pasti akan membuat perbedaan besar dalam penampilan. Juga biasakan rutin bercukur dan menyikat gigi.

2. Berhenti merokok
Rokok menyebabkan kulit keriput lebih parah daripada matahari. Merokok akan merampas kulit kolagen dan elastin yang memberikan tekstur kulit, kekuatan, dan elastisitas sehingga justru akan mempercepat proses penuaan. Rokok juga dapat membuat kulit tampak lebih kusam dan gelap.

3. Makan sehat
Dengan pola makan sehat, Anda akan memiliki kulit dan rambut yang lebih bersinar. Kuncinya, makan dengan menu yang seimbang. Baca selanjutnya…

%d blogger menyukai ini: